4 Mitos Price Action Yang Perlu Diketahui Trader

Mitos Price Action Yang Perlu Diketahui Trader

reddit.jsmalfamart.com4 Mitos Price Action Yang Perlu Diketahui Trader. Perdagangan aksi harga adalah salah satu strategi perdagangan paling populer.

Dengan mengamati pola pergerakan harga atau formasi candlestick pada chart, price action dapat diartikan sebagai metode trading Aksi harga sering diartikan sebagai pemeriksaan karakteristik pelaku pasar yang tercermin dalam pembentukan batang kandil.

Banyak trader percaya bahwa formasi candlestick hari ini adalah cerminan dari peristiwa periodik yang berulang dari pergerakan harga di masa lalu. Trader dapat memproyeksikan harga lebih akurat dengan menguasai teknik trading price action.

Namun, banyak pedagang sering tertipu oleh mitos aksi harga yang membingungkan atau bahkan menyesatkan mereka. Sekarang, dalam ulasan ini, penulis akan mencoba menyanggah beberapa mitos aksi harga.

4 Mitos Price Action Yang Perlu Diketahui Trader

Mitos Price Action Yang Perlu Diketahui Trader

1. Tindakan harga dapat secara akurat memprediksi pergerakan masa depan

Mitos pertama adalah bahwa aksi harga adalah metode perdagangan yang mampu meramalkan pergerakan harga di masa depan secara akurat.Pada kenyataannya, memperkirakan pergerakan pasar forex secara akurat tidak mungkin. Apapun strategi atau teknik trading yang digunakan, selalu ada risiko.

Pergerakan harga dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain faktor fundamental, sentimen pasar, technical outlook, dan lain sebagainya. Kemungkinan salah akan selalu ada.

Akibatnya, mempercayai mitos aksi harga ini adalah kesalahan besar Akhirnya, tindakan harga hanyalah alat yang digunakan pedagang untuk menganalisis dan mengonfirmasi sinyal perdagangan, jadi gunakanlah dengan bijak.

2. Tindakan Harga Hanya Berkenaan Dengan Pola Candlestick

Mengetahui cara membaca pola candlestick sangat berguna, terutama bagi pedagang teknis. Akibatnya, analisis aksi harga adalah salah satu strategi perdagangan paling populer di kalangan pedagang. Namun, beberapa pedagang sering percaya bahwa teknik aksi harga hanya terdiri dari mengamati pola kandil.

Namun, tidak demikian. Sepintas, analisis aksi harga tampaknya tidak lebih dari sebuah metode untuk mengamati pola candlestick pada grafik. Memang, para pedagang diharapkan untuk belajar memahami pola grafik serta berbagai kondisi pasar yang tercermin dalam pola pergerakan harga.

Selanjutnya, aksi harga menyelidiki alasan pembentukan pola-pola ini.

3. Aksi Harga Mengungguli Indikator Teknis

Pedagang mungkin sering menemukan perdebatan di komunitas atau forum online yang membandingkan aksi harga dengan indikator teknis. Beberapa berpendapat bahwa tindakan harga lebih unggul daripada indikator, sementara yang lain berpendapat bahwa indikator lebih unggul daripada tindakan harga.

Price action dan indikator pada dasarnya adalah hal yang sama, hanya dalam bentuk dan aplikasi yang berbeda. Indikator trading adalah hasil perhitungan candlestick dengan menggunakan rumus atau formula tertentu, yang kemudian ditampilkan dalam berbagai bentuk seperti kurva, histogram, garis, dan objek visual lainnya.

Sementara itu, price action adalah metode menganalisis harga dengan mengamati formasinya secara manual. Akibatnya, penampilan dan bentuknya jelas berbeda. Namun, secara umum keduanya melakukan fungsi yang sama, yaitu meramalkan pergerakan harga di masa mendatang berdasarkan analisis harga sebelumnya. Trader biasanya lebih dominan di salah satunya.

Namun, perlu dicatat bahwa mayoritas trader profesional menggunakan keduanya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan sinyal masuk yang lebih presisi. Daripada membandingkannya, trader harus belajar menggabungkan keduanya.

4. Tindakan harga memimpin daripada tertinggal, seperti halnya indikator

Mitos aksi harga berikutnya berasal dari klaim pedagang bahwa aksi harga memimpin. Indikator perdagangan, di sisi lain, tertinggal. Sekali lagi, ini adalah mitos yang didasarkan pada kesalahpahaman.
Faktanya, baik tindakan harga maupun indikator tidak secara akurat memprediksi pergerakan harga di masa depan.

Yang membedakannya di sini adalah cara kerjanya. Indikator trading akan secara otomatis menampilkan grafik atau histogram. Pedagang aksi harga, di sisi lain, akan menganalisisnya langsung pada grafik harga. Akibatnya, keduanya tertinggal.

Kesimpulan

Nah, dari semua pembahasan yang telah disampaikan dapat kita simpulkan bahwa apapun masalah didalam memasukiu dunia trading, dapat diawali dengan keyakinan dan kepercayaan.

Demikian informasi yang dapat kami smapaikan didalam pembahasan kali ini mengenai 4 Mitos Price Action Yang Perlu Diketahui Trader. Semoga dengan adanya informasi yang telah kami sampkan didalam artikel kali ini, dapat menambah pengetahuan Anda semua.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.